Keluhan Petani Sawit Soal Sulitnya Peroleh Pupuk Subsidi, Disbun Berau Upayakan Solusi Terbaik

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Petani mandiri perkebunan sawit di Kabupaten Berau mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk subsidi di pasaran. Tidak adanya pihak yang memfasilitasi pengadaan pupuk membuat petani harus bergantung pada swadaya untuk memenuhi kebutuhan pupuknya.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Berau, Lita Handini, menyatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) untuk mencari solusi terkait keluhan petani.

 

“PKT sudah siap mengalokasikan pupuk untuk petani Berau, namun harus ada pendataan yang jelas, seperti siapa yang mengajukan dan siapa yang akan mengelola pupuk tersebut,” ujar Lita pada Selasa (14/1/2025).

 

Salah satu solusi yang diusulkan, menurut Lita, adalah melalui koperasi petani. Namun, koperasi harus melakukan pemesanan dalam jumlah besar, minimal 1 ton pupuk. 

 

“Misalnya, koperasi yang terdiri dari gabungan beberapa petani dapat memesan hingga 30 ton, sehingga langsung dilayani oleh PKT. PKT ini tidak melayani penjualan eceran,” jelasnya.

 

Lita juga menambahkan bahwa Disbun Berau siap menjadi penghubung antara koperasi dengan PKT untuk menjalin kerja sama pengadaan pupuk. Nantinya, kerja sama ini akan langsung ditangani antara pihak koperasi dan PKT.

 

“Di Berau sendiri sudah ada petugas dari PKT. Mereka tentunya akan membantu dalam proses pengadaan dan distribusi pupuk kepada koperasi yang berminat,” imbuhnya.

 

Lita berharap dengan adanya mekanisme ini, para petani dapat lebih mudah mendapatkan pupuk yang dibutuhkan untuk mendukung produktivitas pertanian sekaligus memperlancar distribusi pupuk di wilayah Bumi Batiwakkal.

“Karena saat ini tidak ada lagi pupuk subsidi dari pemerintah untuk perkebunan. Semuanya harus melalui swadaya,” pungkasnya. (sep/FN)